Apa Saja Bahaya Makanan Cepat Saji
Apa Saja Bahaya Makanan Cepat Saji bagi Kesehatan
Bahaya Makanan Cepat Saji
selama ini belum banyak diketahui orang Makanan cepat saji ialah makanan yang
dapat dihidangkan dalam waktu singkat. Contoh makanan cepat saji seperti fried
chiken, hamburger atau pizza. Makanan cepat saji banyak tersedia di pasaran dan
laku keras. Keberadaan restoran cepat saji menjamur di berbagai kota di Indonesia. Contoh Makanan Cepat Saji seperti Kentucy Fried Chicken(KFC)
dan California Fried Chicken, dengan ayam gorengnya yang sangat digemari banyak
konsumen. Selain itu juga makanan yang
tidak kalah popular seperti Burger, Pizza, dan Sandwich. Makanan cepat saji dianggap sebagai makanan bergengsi, modern,
dan makanan gaul bagi anak muda.
Beberapa Bahaya Makanan Cepat
Saji
Bahaya Makanan Cepat Saji salah satunya adalah meningkatkan resiko jantung. Makanan cepat saji mengandung
kolestrol yang tinggi sehingga bisa menyebabkan mengakibatkan pembuluh darah mengalami penyumbatan. Penyumbatan
pembuluh darah menyebabkan tidak lancarnya aliran darah yang bisa menyebabkan terjangkitnya jantung koroner. Kandungan zat
aditif dalam makanan cepat saji menyebabkan
efek ketagihan sehingga merangsang untuk selalu mengkonsumsi. Bahaya Makanan Cepat
Saji bagi orang yang jarang olahraga ialah menyebabkan
kegemukan. Kandungan lemak dari makanan cepat saji tersimpan dalam tubuh. Bahaya
Makanan Fast Food yang tidak
banyak diketahui orang adalah meningkatkan resiko kanker seperti kanker usus dan payudara.
Bahaya Makanan Cepat Saji yang Wajib Diketahui
Bahaya Makanan Cepat
Saji berikutnya adalah dapat memicu diabetes. Makanan cepat saji memiliki kandungan kalori dan lemak jenuh yang tinggi
bisa menyebabkan insulin mengalami resistensi yang dapat menyebabkan diabetes.
Tekanan darah tinggi juga merupakan Bahaya Makanan
Cepat Saji. Sodium yang banyak terdapat pada makanan cepat saji bisa
meningkatkan aliran dan tekanan darah sehingga membuat darah tinggi. Tekanan darah tinggi juga bisa
menyebabkan munculnya gangguan ginjal, penyakit jantung dan stroke. Makanan cepat saji biasanya memiliki kadar garam yang
tinggi. Bila kadar natrium dalam darah
tidak dikeluarkan ginjal, makan
volume darah akan meningkat. Peningkatan ini akan mengakibatkan kerja jantung lebih keras yang mengakibatkan tekanan darah tinggi. Bahaya lainnya yang
telah diteliti secara ilmiah masih
banyak.
Bahaya Makanan Cepat
Saji yang lain adalah tingginya lemak jenuh. Lemak jenuh banyak terdapat pada
makanan cepat saji berbahaya bagi tubuh
karena merangsang organ hati untuk memproduksi banyak kolesterol. Kolestrol
yang tinggi dapat menutupi aliran darah dan oksigen yang mengalir ke tubuh. Selain
itu makanan cepat saji mengandung kadar gula buatan yang besar. Gula buatan
menimbulkan efek buruk bagi kesehatan karena dapat menyebabkan berbagai penyakit diabetes dan obesitas.
Makanan cepat saji memang
memiliki kelebihan yaitu penyajian dilakukan secara cepat yang bisa menghemat
waktu. Makanan cepat saji juga bisa dikonsumsi dimana dan kapan saja. Bagi sebagian orang terutama remaja dan
anak makanan ini dianggap makanan bergengsi, modern, dan gaul. Makanan cepat saji juga biasa dikemas
secara menarik, mudah dan praktis dibeli
atau diolah dengan cara sederhana. Dibalik itu terdapat Bahaya
Makanan Cepat Saji. Apalagi jika dikonsumsi
secara terus menerus.
Remaja di
lndonesia sekarang senang mengkonsumsi makanan cepat saji. Makanan cepat saji
seakan menjadi perilaku remaja dan anak muda.
Berbagai makanan seperti KFC, hamburger, pizza, dan berbagai jenis
makanan berupa
keripik (junk food) sering dianggap sebagai lambang modernitas dan gaul.
Makanan cepat saji seperti fried chicken dan French fries,
menjadi makanan yang biasa dikonsumsi
pada waktu makan siang atau makan malam remaja di berbagai kota besar di
lndonesia. Padahal mengkonsumsi makanan cepat saji memiliki beberapa efek buruk
bagi kesehatan. Oleh karena itu perlu disosialisasikan Bahaya Makanan Cepat Saji.
Comments
Post a Comment