Goris Mustaqim: Mengajak Pemuda untuk Membangun Bangsa dari Desa melalui Asgar Muda
Kota semakin padat, sementara desa semakin sepi. Banyak warga usia produktif yang meninggalkan desa untuk mencari sumber penghidupan yang lebih baik di kota. Migrasi warga produktif dari desa juga membuat keterbelakangan dan kemiskinan desa tak kunjung tertangani. Pergolakan pemikiran tersebut membawa Goris Mustaqim, pemuda asli Garut, sarjana Fakultas Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung, pada jawaban bahwa masalah kemiskinan dan ketertinggalan desa salah satunya disebabkan karena pemuda daerah tidak kembali untuk berkarya dan membangun kampung halamannya. Walau sudah memiliki perusahaan konsultan bersama teman-teman alumni ITB di Jakarta, Goris memutuskan mengikuti panggilan hati dan turun tangan membangun kampung halamannya. Ia yakin potensi Garut amat besar sehingga rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Garut tidak perlu terjadi. Jika pemuda terdidik kembali untuk membangun desanya, perekonomian desa akan hidup dan lapangan pekerjaan t...